Asam Urat Yang Normal Bagi Wanita

Ada sedikit kesalah pahaman mengenai asam urat. Banyak masarakat mengartikan asam urat dengan penyakit. Padahal asam urat adalah senyawa alami yang layak diproduksi tubuh. Selama kita bisa menjaga kadar asam urat normal, maka tidak akan menimbulkan masalah. Yang paling berbahaya ialalah ketika kadarnya sangat tinggi karena bisa memicu penyakit ginjal dan rematik asam urat atau yang disebut gout.

Asam Urat Yang Normal Bagi Wanita

Asam urat itu terbentuk dari proses penguraian zat purin yang biasanya terdapat pada makanan dan juga minuman. Lalu darah membawa ia ke ginjal untuk proses penyaringan, dan sisanya dibuang via urine. apabila tubuh memproduksi asam urat yang banyak dan ginjal tidak akan mampu lagi membuangnya, maka ini dapat mengundang peradangan sendi. kenapa? karena proses terbentuknya kristal yang padat pada sendi-sendi. Lalu apa saja zat purin yang ditemukan dalam makanan dan minuman? Yaitu => daging merah, ikan makerel, hati, kacang, dan bir. makanya jangan coba-coba minum bir walau sedikit apalagi kita sbg wanita.

Bagaimana kita mengetahui kadar asam urat dalam tubuh terutama bagi wanita ? Lakukan pemeriksaan seperti berikut ini :

Tes Asam Urat Pada Darah.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kemungkinan gout. Hasil tes ini biasanya baru muncul setelah 1-2 hari. Penting diketahui bahwa bisa saja ada perbedaan acuan antara laboratorium satu dengan laboratorium yang lainnya. tapi jangan khawatir, karna ini sering terjadi di laboratorium akan mencantumkan acuan yang dipakai. Berikut ini salah satu acuan kadar asam urat yang normal bagi wanita : 2.4–6.0 miligram per desiliter (mg/dL)
Apabila kadar asam urat Anda sangat tinggi, namun tidak ada keluhan gout, mungkin anda tidak memerlukan pengobatan. Namun sebaliknya, apabila kadar asam urat anda normal tetapi mengalami gejala gout, itu berarti asam urat anda sudah mengkristal dan ini memerlukan pengobatan.

Gout adalah peradangan sendi akibat ketinggian kadar asam urat. secara umum gout dialami oleh manula. Sebanyak satu dari 200 wnita dewasa mengalami gout namun lebih banyak dialami oleh para pria. Hal yang harus di konsultasikan ke dokter jika mengalami gejala rematik asam urat atau gout seperti berikut ini.

  • Sendi nyeri terlihat kemerahan.
  • Rasa nyeri di persendian yang hilang timbul.
  • Sulit berjalan.
  • Paling umum terasa pada ibu jari kaki.
  • Bila dibiarkan, rasanya nyeri dapat bertahan 7-10 hari.

Tes Asam Urat Dalam Urine
Apabila ginjal tidak bisa membuang asam urat dari darah yang normal, kadar asam urat pada urine akan menurun. Hal ini disebabkan asam urat yang menumpuk dalam darah, sampe tidak terbuang melalui urine lagi. tapi di sisi lain, kadar asam urat yang tinggi pada urine akan membuat merangsang pembentukan batu ginjal. Oleh sebab itu, tes urine diharuskan untuk mengetahui kemungkinan adanya batu ginjal yang diakibatkan kadar asam urat yang tinggi.

Saran untuk melakukan tes tersebut, catatlah waktu Anda buang air kecil pertama kali di pagi hari. Hal ini penting untuk menandai waktu pertama pengumpulan urine 24 jam. Urine hasil dari buang air kecil awal tidak perlu disimpan. Simpan urine mulai dari buang air kecil yang kedua dst hingga 24 jam. Masukkanlah urine ke kantong sampel. Bawa ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan. Kadar asam urat yang normal pada urine yang dikumpulkan 24 jam ialah 250-750 mg/ atau 1,48-4,43 milimoles (mmol).

Tips Mempertahankan Kadar Asam Urat Normal
  • Kurangi konsumsi daging merah, hati, seafood dan ikan sarden.
  • Jangan minum alkohol seperti bir dan lainnya.
  • Usahakan untuk tidak merokok.
  • Jauhi minuman dengan pemanis buatan, seperti minuman ringan.
  • Hindari Olahan kacang kedelai.
  • Olahraga secara teratur dan ruitin. 
  • Berat badan yang normal dapat mengurangi risiko asam urat.
  • Minum air putih yang banyak untuk menghindari dehidrasi.
Dengan kebiasaan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat, mengendalikan kadar asam urat yang normal bukanlah hal yang berat. terus berupaya untuk selalu sehat dan tampil cantik.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.