Mengapa Diet Saya Gagal? Mungkin Ini Penyebabnya

Apabila anda sudah melakukan langkah demi langkah untuk mengikuti program diet, seharusnya perlahan-lahan berat badan anda akan berkurang. Tidak ada lagi keluhan seperti; ”Saya sudah menjalani berbagai macam metode penurunan berat badan, mulai dari diet, sampai akupuntur. Tapi, kok hasilnya, nol.”

Keluhan2 seperti itu memang sering kita ucapkan dalam masa-masa penurunan badan iya kan? Menurut J Triharto, seorang hipnoterapis spesial untuk program diet, ada 3 hal yang menyebabkan berat badan anda tak kunjung berkurang, yaitu sebagai berikut.
Mengapa Diet Saya Gagal, Mungkin Ini Penyebab gagal diet, diet yang salah
Image copyright healthylivingmagz.com

1. Emotional Eating (Makan ketika sedang merasa emosional)

Menurut Juli, seseorang sering kali ”melarikan diri” ke makanan apabila sedang gundah, jenuh, marah, dan lain-lain. Secara tak disadari, kita berpikir bahwa makanan adalah sumber rasa enak. Akibatnya, kita terbiasa melakukan apa yang dinamakan emotional eating itu. Sebenarnya, tubuh kita kenyang, tetapi kita tidak tahan buat mengunyah sesuatu. Yang kita pikirkan hanyalah, makan, makan, dan makan Hm..hm..hm.

2. Obsesive Dieting (Diet secara Berlebihan)

Hasil survei American National Health Institute menunjukkan bahwa 91 persen orang yang diet gagal menurunkan berat badannya. Diet sebenarnya adalah seperangkat aturan tentang yang boleh dan tidak boleh soal makanan. Tentang yang sehat dan tidak sehat, tentang yang baik dan jahat. Kebanyakan pelakunya sering merasa bersalah dan tersiksa. Begitu seseorang lepas dari diet, biasanya berat badannya akan bertambah, karena ia melampiaskannya pada makanan. Ujung-ujungnya, sang pelaku menyimpulkan bahwa menurunkan berat badan sangatlah sulit dan ia putus asa.

3. Faulty Programming (Pemograman yang Keliru)

Dalam anggapan Juli, di pikiran kita, sudah tertanam anggapan-anggapan yang salah tentang kegemukan. Salah satu contohnya seperti ini; kalau bertemu orang yang gemuk sedikit, kita mengatakan, "Kamu sudah sukses, ya.” Hasilnya, tanpa sadar, kita mengaitkan kegemukan dengan kekuasaan, kekayaan, serta . kebahagiaan. Selain itu, kalau melihat anak yang gemuk, kita sering mencubitnya sambil mengatakan, ”Wah, anaknya lucu, ya.” Juli menerangkan, anak' kecil mengalami apa yang disebut hipnosis alami. Apa pun yang kita ucapkan akan mudah tertanam di bawah sadarnya. Tanpa ia sadari, ia menggemukkan badan karena ingin dianggap menarik.

Hal yang harus diperhatikan saat melakukan diet :

Kunyah makanan dengan baik. Rasakan tiap gigitan. Yang penting kita tahu kalau makanan sehat yang kita makan baik untuk tubuh. Hasil kunyahan yang nggak baik, bisa menjadi sampah dan racun di dalam usus besar.
Hindari stres, terutama jika kamu termasuk orang yang menjadikan makanan sebagai pelarian dari tekanan.
Hindari makan sambil mengendarai mobil, menonton televisi, dan berbicara. Perhatian yang teralihkan saat makan, secara nggak sadar membuat kamu makan lebih banyak dari porsi biasanya.
Dengarkan baik-baik apa kata tubuh kamu. Kalau memang cuma haus, ya lebih baik cukup minum saja. Usahakan berhenti makan sebelum merasa kenyang. Ini akan membuat lambung kamu terbiasa jika dilakukan secara kontinu. Lama-lama, hasilnya bakal lebih baik buat tubuh kamu sendiri.
Mendingan makan lebih pagi dan hindari makan malam hari.Sarapan merupakansumberenergi,yang menopang titik awal energi dan semangat kamu seharian, sehingga kamu nggak perlu makan berlebihan sepanjang hari hingga malam.
Lebih baik makan beberapa kali (sering) dalam porsi kecil/sedikit, ketimbang makan dalam porsi banyak sekaligus.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.