Strategi yang Perlu Diterapkan Saat Sedang Melakukan Diet

Menjaga tubuh buatkamu yang masih muda mungkin penting guna menunjang kesehatan dan penampilan kamu sendiri. Terkadang, kelebihan berat badan bisa mengganggu atau membatasi kita untuk bisa bereksperimen atau melakukan padu padan pakaian. Selain dari itu, hidup sebagai seorang remaja pada zaman sekarang, saya pikir jauh lebih berat ketimbang beberapa tahun yang lalu. Sekarang, kita banyak dicekoki dengan iklan yang memamerkan tubuh langsing untuk produk apa saja. Dalam setiap iklan tersebut, sang model tersenyum, seakan-akan jika dia langsing, pasti akan bahagia. Ditambah gambaran di sebelah model langsing tersebut ada cowok ganteng. Dengan demikian, membentuk asumsi jika kita langsing, kita akan merasa happy dan bisa mendapatkan cowok ganteng.

Strategi yang Perlu Diterapkan Saat Sedang Melakukan Diet, cara diet sehat
Image copyright berkeleywellness.com

Gambaran-gambaran seperti itu perlahan-lahan membuat kita yang merasa kurang langsing berpikir untuk menurunkan berat badan agar sedikit langsing dan bisa menggunakan beragam model pakaian, merasa happy, atau memiliki peluang ditaksir cowok cakep. Walau pada kenyataannya, tidak selalu harus langsing, putih, tinggi untuk bisa mendapatkan perhatian seorang cowok. Sesungguhnya, kamu hanya perlu menjadi dirimu sendiri. Namun, hidup
adalah pilihan. Untuk alasan kesehatan, kenyamanan dalam berpenampilan, menurunkan berat badan boleh-boleh saja. Asalkan, dengan pola yang sehat dan nggak macam-macam karena kamu masih relatif muda.

Tahu nggak? Tika Pangabean berhasil turun 12 kg berat badannya dengan memperbaiki pola makannya jadi lebih sehat. Itulah yang sering kita lupa, menerapkan pola makan sehat agar berat badan seimbang, terhindar dari obesitas dan kemungkinan penyakit yang menyertainya. Yang kayak ap sih pola makan yang sehat itu dan jenis makanan apa yang boleh atau tidak untuk dikonsumsi? Untungnya Tika mau berbagi tipnya.

Berikut beberapa Strategi yang Perlu Diterapkan Saat Sedang Melakukan Diet :


Makan cukup kalori, jangan berlebihan. Jaga kalori yang masuk dan keluar. Rata-rata, kalori yang dibutuhkan per hari adalah 1200 kalori, tetapi ini juga tergantung dari umur, jenis kelamin, dan aktivitas fisik. 
Konsumsi makanan yang bervariasi. Kombinasikan sayur-sayuran, gandum, atau buah-buahan, yang biasanya nggak kamu makan. 
Makan dalam porsi secukupnya, terutama makanan2 yang tinggi kalori. Kalau biasanya kamu makan satu porsi sendiri, mulailah berbagi dengan teman di sebelahmu. Jangan lagi menambah makanan dengan makanan penutup, seperti kue atau camilan lain.
Perbanyak porsi buah-buahan, sayur-sayuran, kacang kacangan, dan biji-bijian ketimbang porsi nasi.
Banyak minum air putih. Tubuh kita terdiri dari 75 persen air. Air sendiri membantu tubuh memperlancar sistem pencernaan dan peredaran darah, serta membuang sampah dan racun dari tubuh.
Kurangi konsumsi gula, garam, dan produk olahan susu. Tahukah kamu, kalau kita mengonsumsi sekaleng soda berukuran 12 ons per hari (mengandung 160 kalori) bisa menambah berat badan kita 16 pon atau 7,2 kg dalam setahun. Nah, menghindari gula sama saja dengan menjaga berat badan kita.
Bergerak! Supaya efektif, pola makan sehat harus diimbangi dengan olahraga yang seimbang dan rutin yang akan membuat organ tubuh bekerja lebih baik. Dengan demikian, otomatis berat badan kita akan terjaga. Olahraga yang kita manfaatkan saat bekerja atau beraktivitas pelanapelan memangkas lemak yang nggak diinginkan.
Jangan jadi polisi makanan! Makan enak tetap bisa dilakukan kok, misalnya saat sedang menghadiri pesta. Tapi, ingat, makan dengan porsi secukupnya saja. Setelah itu, kamu harus kembali ke pola makan sehat.
Mengubah pola makan akan lebih mudah jika kamu fokus pada satu kelompok makanan dalam satu waktu.

Untuk menurunkan berat badan cobalah menu berikut ini :

  • Pagi : Buah-buahan (pepaya, apel, pisang).
  • Siang : Nasi setengah porsi dari porsi biasa ditambah dengan ayam/ikan/tahu/tempe/ telur. yang dimasak tanpa minyak dan sayur-mayur.
  • Malam : Sup sayuran dengan ayam/ikan/tahu/tempe/ telur.Sayur boleh dimakan sebanyak mungkin.
  • Hindari : Gorengan, produk olahan tepung, gula, atausemua produk makanan yang manis.
  • Snack : Buah-buahan, kacang edame, yoghurt, salad (lebih baik tanpa dressing).

Mulailah memprogram pola hidup sehat. Makan tepat waktu. Saatnya sarapan, ya sarapan. Saatnya makan siang, makan sianglah dalam porsi secukupnya. Saatnya makan malam, makan malam dan sebaiknya terakhir kamu makan malam adalah pukul 19.00 WIB. Jangan sekali-sekali membiarkan tubuh kelaparan atas nama diet. Membiarkan diri kelaparan justru akan membuat tubuh semakin gemuk. Daya tahan tubuh menurun dan obsesi kita akan makanan malah semakin meningkat.

Jadi, makanlah ketika kamu merasa lapar fisik, bukan lapar emosional atau awamnya kita menyebut ”lapar mata”. Kamu bisa minta tolong mama atau mbak di rumah untuk memasak makanan-makanan yang sehat dan bergizi. seimbang. Salah satunya, yaitu tidak memasak makanan dengan cara digoreng dan sesedikit mungkin menggunakan produk olahan tepung. Ingat, bahwa fokus utamanya adalah mulai membiasakan hidup sehat. Secaratidak langsung, ini akan membantu mengerem kenaikan berat badan. Untuk mendapatkan aturan komposisi makanan yang seimbang, kamu bisa menyusunnya dengan pedoman sebagai berikut.

  1. Lauk: ayam (tanpa kulit), ikan, tahu/tempe/telur. 
  2. Sayuran/buah-buahan.
  3. Karbohidrat. 
  4. Fat (lemak), 
  5. Salt (garam)

Artinya, pertama, kamu bisa memperbesar porsi pada lauk yaitu ayam (tanpa kulit), ikan, tahu/tempe/telur. Kedua, yang masih bisa kamu perbanyak porsinya adalah sayuran atau buah-buahan. Ketiga, pada karbohidrat, yaitu nasi, konsumsi dalam porsi kecil. Sedikit lemak dan kurangi garam. Jangan biasakan atau memanjakan diri dengan masakan-masakan yang salty dan tasty. Kalau bisa, dalam tiap masakan kurangi garam.

Pola makan untuk mempertahankan berat badan adalah di tengah-tengah antara pola makan sehat untuk menurunkan berat badan dan pola makan yang tengah kamu jalani sekarang, baik dari segi porsi maupun jenisnya. Naik atau turunnya berat badan selalu karena jumlah energi makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak sesuai dengan ”bensin" (energi) yang kita keluarkan. Makanan yang manis, dari olahan tepung dan berlemak mengandung banyak bensin atau energi. Dengan demikian, jika banyak mengonsumsi makanan ini akan menaikkan berat badan.

Masalahnya adalah bukannya kita tidak tahu bahwa makanan itu tidak baik, bukan? Problemnya adalah kontrol diri. Pada bayi letak sistem kontrol ini adalah pada perut bayi tersebut. Jika bayi tsb lapar biasanya akan menangis dan jika sudah kenyang, bayi tersebut tidak mau lagi menyusu.

Pada orang yang memiliki problem berat badan, kontrol ada di kepala dan di mata. Selama makanan belum habis, orang tersebut tidak berhenti makan meskipun perut sudah kekenyangan. Jika mata atau telinga diiming-imingi dengan makanan, orang tersebut akan mulai makan tanpa mendengarkan perutnya. Mulai sekarang, belajarlah mendengarkan perutmu untuk kontrol diri. Bila mau, pasti bisa.
NEXT Olahraga Sangat Penting, Hidup Rugi Kalau Tidak Olahraga


Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.