Tanya Jawab Seputar Diet Bersama Dr. Grace Judio-Kahl

Wanita selalu bermasalah dengan BB (berat badan). Seiring dengan peran utama kita ini, di sekeliling kita, sering berseliweran info2 untuk menurunkan berat badan. Banyak dari info2 tersebut menawarkan cara cepat/instan baik melalui teknologi maupun obat-obatan. Benarkah itu semua bisa membantu kita dok? Yuk lihat penjelasannya, berdasarkan konsultasi gizi dan nutrisi bersama Dr. Grace Judio-Kahl, MSc,MH,CHt.

Tanya Jawab Seputar Diet Bersama Dr. Grace Judio-Kahl, MSc,MH,CHt

Tanya : Benarkah totok langsing mampu menurunkan berat badan?

Jawab : Memang, saat ini banyak sekali metode penurunan berat badan. Secara umum, terbagi dalam dua hal besar, yaitu menurut sudut pandang kedokteran barat dan ilmu pengobatan Timur.

Ilmu kedokteran barat berpendapat bahwa kenaikan berat badan terjadi karena jumlah makanan yang masuk lebih banyak daripada energi yang dipakai. Maka sisa makanan akan ditumpuk sebagai cadangan gula dalam otot. Jika energi yang dipakai saat bergerak lebih banyak daripada asupan yang masuk, baru tubuh akan membongkar cadangan makanan sehingga terjadi penurunan berat badan.

Dengan demikian, secara kedokteran Barat, penurunan berat badan dilakukan dengan anjuran pola makan dengan gizi berimbang dan olahraga. Obat dipakai sebagai penunjang, misalnya penekan nafsu makan, peningkat metabolisme, atau penghambat penyerapan lemak/karbohidrat.

Ilmu pengobatan Timur sering kali disebut pengobatan alternatif. Yang paling terkenal adalah ilmu pengobatan Cina, misalnya akupunktur atau totok. Prinsipnya adalah mempertahankan yin dan yang. Dalam tubuh kita antara yin-yang harus seimbang. Ada juga energi yang disebut 'qi'. Menurut pengobatan Timur, kenaikan berat badan dapat disebabkan karena hati atau limpa terganggu sehingga aliran qi terganggu. Totok atau akupunktur bekerja memperbaiki aliran 'qi'. Seberapa jauh pengaruh totok kepada berat badan? Menurut kedokteran Barat, jawabannya, bahwa kunci penurunan berat badan terletak pada pola makan dan olah tubuh.

Tanya : Apakah minum obat pelangsing benar membantu meluruhkan lemak lewat BAB dan menurunkan berat tubuh?

Jawab : Obat sejenis ini tidak tidak membantu menurunkan berat badan, tetapi hanya membantu melancarkan buang air besar. Jika setelah minum obat perut terasa mengecil, : hal itu karena kotoran dikosongkan dari usus. Namun, kotoran yang harus dibuang setiap hari juga paling banyak 1-2 kg. Sebetulnya, yang butuh dimusnahkan adalah cadangan lemak.

Satu-satunya cara memusnahkan, energi yang dipakai bergerak harus lebih banyak dari makanan yang masuk sehingga tubuh akan membakar lemak untuk menutupi kekurangannya.

Sebenarnya, peran obat-obatan yang katanya membantu proses penurunan berat badan dan pembakaran lemak adalah sebagai berikut.

Menekan nafsu makan sehingga makanan yang masuk tidak terlalu banyak. Tergolong obat keras. Dosis yg terlalu tinggi dapat menyebabkan naiknya tensi, berdebar-debar, pusing, dan juga susah tidur.
Peningkat metabolisme yang berfungsi menaikkan pembakaran energi tubuh. Termasuk, dalam tipe obat ini adalah yang mengandung kafein seperti ekstrak teh hijau, gatu kola, guarana.
Pencegah penyerapan dlm lemak dan juga karbohidrat yg akhirnya menimbulkan sebagian besar lemak dan zat tepung terbuang. Biasanya sih dalam bentuk obat resep dokter atau juga teh.

Tanya : Penting enggak sih suntik kurus?

Jawab : Sayangnya, belum ada tindakan ataupun suntikan yang langsung bisa membuat kempes Badan. Apa saja yang biasanya disuntikkan?

Kafein: secara teori, kafein meningkatkan pembakaran pada dosis yang lumayan tinggi. Namun, efek sampingnya harus diwaspadai. Menyebabkan jantung berdebar-debar, sakit kepala, tekanan darah meningkat, memperberat kerja jantung dan pembuluh darah.
Diuretika: memicu buang air kecil. Memang, bila air dipaksa keluar dari dalam tubuh, berat badan akan tampak seperti turun pada hari yang sama. Namun, penurunan berat badan ini semua karena ginjal akan mengompensasi mengembalikan air seperti semula. Suntikan diuretika memperberat kerja ginjal.
Peningkat metabolisme: berbagai jenis asam amino dan ekstrak tumbuh-tumbuhan tertentu dapat meningkatkan pembakaran energi. Namun, metode pemasukannya harus benar. Cara pemasukan yang tidak benar tidak akan berdampak pada pembakaran energi.

Tanya : Apa susu diet membantu menurunkan berat badan?

Jawab : Susu untuk diet hanyalah bermanfaat menggantikan makan pagi, siang, atau malam. Apabila biasanya sarapan pagi sebesar 500 kalori, dengan meminum susu diet, kita hanya memasukkan 100-200 kalori. Jadi, hanya berfungsi menggantikan saja kan. Jika total kalori yang masuk berjumlah 1200 kalori dari makan pagi, siang, dan malam, kemungkinan besar berat badanmu akan turun. Namun, jika total kalori lebih dari rata-rata 2000 kalori sehari, beratmu tidak turun atau malah naik meskipun minum susu.

Tanya : Apa khasiat teh hijau?

Jawab : Teh hijau memang meningkatkan metabolisme tubuh sebanyak 10-15 persen, tetapi dalam bentuk bentuk ektrak dengan kadar tertentu. Artinya, bukan dalam bentuk air minum seduhan melainkan diambil zat aktifnya melalui proses kimia tertentu.

Meningkatkan metabolisme artinya mempercepat penggunaan energi dalam tubuh. Sebagai contoh, makanan yang baru kita makan dapat digunakan lebih cepat oleh tubuh. Jika makanan yang masuk sudah habis dipakai, cadangan lemak badan akan dibakar pula. Tetapi, tetap saja hukum alam dalam diet yang berlaku, total pemakaian energi tubuh haruslah lebih banyak daripada makanan yang masuk. Jika hal ini tidak terjadi, sebanyak apa pun obat atau ekstrak teh hijau yang kita minum tidak akan menimbulkan efek.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.