Jangan Bersedih Karena Payudara Kecil

Jangan Bersedih Karena Payudara Kecil
Image copyright www.salon.com

Kebanyakan gadis pada usia pubertas atau baligh mengeluhkan payudara yang kecil. Payudara kecil merupakan masalah besar bagi setiap wanita. Di sini, kami akan menyebutkan bahwa payudara yang kecil terbagi menjadi dua tipe:

Tipe pertama, payudara yang kecil, namun pertumbuhan fisik tetap normal dan siklus menstruasi berjalan teratur.

Tipe kedua, payudara yang kecil disertai dengan terhentinya siklus haid dan pertumbuhan fisik yang tidak normal (jangkung atau kerdil).

Sebelum mengupas masalah ini lebih luas lagi, di sini perlu kami nasihatkan kepada semua remaja putri dengan tiga perkara: 

Pertama, kecilnya payudara bukanlah tanda kekurang feminiman seorang wanita, sebagaimana besarnya payudara juga bukan tanda kesempurnaannya.

Kedua, seorang gadis tidak perlu cemas dengan besar-kecil bentuk payudaranya selama umurnya masih di bawah delapan belas tahun. Karena pada usia ini tanda-tanda pubertas baru mulai tampak, dan hormon tubuh mulai stabil. Bahkan, disaran kan agar seorang gadis tidak usah cemas dengan besar-kecil bentuk payudaranya selama ia belum menikah --jika kondisi kesehatan, fisik, dan siklus haidnya berjalan normal-, karena bentuk payudara akan semakin besar setelah menikah, dan akan semakin besar lagi di saat mengandung.

Ketiga, kecilnya payudara tidak berimplikasi permasalahan atau kelainan apa pun terhadap kewanitaan (feminitas) seorang gadis selama hormon-hormonnya seimbang. Dengan artian, siklus menstruasinya teratur, dan tidak terlambat dari umur delapan belas tahun, tidak tumbuh bulu yang lebat pada dagu dan di atas bibir, dan seterusnya.

Struktur (susunan) payudara Dari segi anatomi, susunan payudara terdiri dari:

1. Jaringan kelenjar, terdiri dari kelenjar-kelenjar penghasil air susu (kelenjar yang menyerupai tandan buah anggur). Kepadanyalah fungsi utama payudara kembali, yakni memberikan ASI kepada bayi (tentunya setelah menikah, mengandung, dan melahirkan)

2. Jaringan lemak. Merupakan jaringan yang bekerja membentuk payudara sehingga ia tampak bulat dan montok, dan yang menyusun kebanyakan bantalan elastis bagi payudara.

3. Jaringan serabut, yang menggabungkan masing-masing jaringan di atas, antara yang satu dengan yang lain.

Kelenjar payudara dilapisi oleh kulit yang berujung pada puting payudara, di mana di sekitar puting ini terdapat lingkaran kecil yang disebut lingkaran puting.

Pengaruh hormon terhadap bentuk payudara

Pertumbuhan payudara tidak hanya dikendalikan oleh hormon perempuan saja (hormon ovarial), melainkan juga dikendalikan oleh hormon-hormon lain seperti hormon pertumbuhan, insulin, hormon kelenjar gondok, hormon kelenjar di atas ginjal (upper nephritic), dan sebagian hormon kelenjar Hipojise (kelenjar yang terletak di dasar otak).

Kecilnya bentuk payudara disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Ketika produksi hormon yang menstimulasi pertumbuhan sel-sel payudara berkurang, bentuk payudara akan menjadi kecil. Dan pada kondisi-kondisi tertentu, kecilnya bentuk payudara disebabkan oleh penyakit kronis, seperti penyakit gula, penyakit akibat gizi buruk, serta tubuh yang teramat kurus.

Setelah dilakukan pemeriksaan yang intensif dan pengidentifikasian faktor penyebab mungilnya payudara, permasalahan ini akan segera bisa ditangani.

Operasi pembesaran payudara

Ada beberapa metode operasi untuk pembesaran payudara yang mungil, salah satunya dengan menyuntikkan zat yang tidak berinteraksi dengan tubuh, seperti silikon, ke dalam payudara di bawah kelenjar susu melalui operasi kecil di sisi bagian bawah lipatan payudara, supaya bekas operasi ini tidak tampak. (Metode ini sebenarnya berbahaya sekali dan bisa mengakibatkan kanker pada bagian yang disuntik. Ed.).

Ada Apa Dengan Payudara yang Besar?

Bentuk payudara yang terlampau besar dapat menimbulkan gangguan psikis, bahkan lebih dari itu, dapat menimbulkan gangguan pada punggung mengingat bentuknya yang besar.

Payudara besar di kalangan wanita bisa diklasifikasikan menjadi dua kelompok: 

1. Bentuk payudara yang besar di kalangan para remaja putri yang masih kecil
Yaitu pada umur dua belas sampai lima belas tahun. Pembesaran ini terkadang terjadi pada kedua payudara sekaligus, dan kadang hanya terjadi pada salah satunya saja. Bentuk yang besar ini disebabkan oleh endapan lemak dan tekstur sekitar kelenjar payudara yang terlalu banyak.

2. Bentuk payudara yang besar akibat dari kehamilan dan persalinan yang berulang kali
Yaitu yang diakibatkan cairan-cairan hormon yang diproduksi oleh plasenta semenjak memasuki bulan ketiga dari umur kehamilan.

Problem payudara yang besar:

Yaitu rasa sakit pada punggung akibat beban besar payudara. Sebagaimana bentuk payudara yang besar dapat menyebabkan perasaan diri tidak nyaman lantaran bentuknya yang besar yang mengundang perhatian, hal itu juga dapat mengakibatkan beberapa perubahan pada susunan tulang punggung.

Di sini harus dibedakan antara bentuk payudara yang ekstra yang dipengaruhi oleh rangsangan pertumbuhan jaringan kelenjar payudara, dengan ekstra yang dipengaruhi oleh tumpukan lemak yang mengendap di sekitar payudara pada kondisi gemuk dan kelebihan berat badan.

Mengatasi payudara yang besar: 

Umumnya, upaya mengecilkan payudara yang besar supaya tampak ideal sesuai dengan bentuk tubuh bisa dilakukan dengan melakukan operasi kecantikan, dengan menghilangkan lemak-lemak yang lebih yang menyebabkan besarnya bentuk payudara.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.