8 Langkah Sehat Panjang Umur, Yuk! Biasakan Sejak Usia Muda

Langkah Sehat Panjang Umur, rahasia awet muda, cara agar panjang umur

Kebanyakan orang ingin panjang umur dan hidup sejahtera di hari tua. Itu bukan hal yang mustahil jika sejak muda telah membiasakan gaya hidup dan mengonsumsi gizi yang seimbang.
Menjadi manula (manusia lanjut usia) tak perlu ditakuti. Sebab, bahnya usia, namun gejala penuaan yang tampak pada setiap orang berbeda-beda. Hal itu tergantung pada kualitas faktor endogen, eksogen, dan usaha individu mencegahnya.

Faktor endogen meliputi usia, jenis kelamin, gizi, kesehatan, dan aspek psikologis. Faktor eksogen adalah pencemaran lingkungan (tanah, air, udara) dan gaya hidup yang salah atau tidak sehat. Bila kualitas faktor-faktor tersebut buruk, akan terjadi penuaan lebih dini. Namun, bila kualitasnya baik, ditambah usaha yang gigih dan kontinyu, kita akan panjang umur, tetap sehat, dan bugar.

Radikal Bebas

Berbagai pendekatan teori dan penelitian telah dan terus dilakukan untuk menerangkan proses menua. Salah satunya yang populer akhir-akhir ini adalah pendekatan dengan teori radikal bebas. Radikal bebas atau oksidan merupakan molekul kimia dengan satu atau lebih elektron “jalang" yang sangat reaktif menyerang molekul lainnya secara berantai dan membentuk radikal bebas baru dengan sifat sama.

Ada dua sumber radikal bebas, yaitu endogen dan eksogen. Radikal bebas endogen berasal dari reaksi-reaksi yang berlangsung dalam sel karena dalam jumlah tertentu radikal bebas diperlukan untuk fungsi sel yang optimal. Radikal bebas eksogen berasal dari lingkungan yang tercemar oleh asap kendaraan, limbah pabrikAndustri, senyawa kimia beracun, asap rokok, radiasi matahari, ozon, dan sinar ultraviolet.

Dalam keadaan normal, radikal bebas endogen dapat dikendalikan oleh mekanisme alamiah tubuh. Namun, dengan adanya radikal bebas eksogen yang semakin sulit dihindari dan kualitasnya meningkat terus setiap waktu, tubuh mengalami oxidative stress atau kelebihan radikal bebas.

Inilah Delapan Langkah Menuju Sehat dan Panjang Umur

Menurut Henry Chang (1996) dalam bukunya Longeviiy Through The Organic Lifestyle, bagi mereka yang ingin tetap sehat dan bugar sampai lansia, minimal harus melaksanakan beberapa kebiasaan atau gaya hidup sehat (organic lifestyle) secara tekun dan berkelanjutan sejak usia muda.

1. Back to nature atau kembali ke alam, .dengan melakukan kegiatan dan tindakan yang memperhatikan keseimbangan dan keharmonisan dengan lingkungan hidup (fisik, alam, dan sosial). Misalnya, menghindari segenap kegiatan dan tindakan yang dapat meracuni dan merusak lingkungan hidup. Lingkungan yang tercemar justru akan mempercepat proses “klamat", minimal membuat manusia sakitsakitan dan menderita, sehingga sisa umurnya tidak dapat dinikmati.

2. Minum air dalam jumlah yang cukup, .sekitar 6-8 gelas per hari karena air
merupakan sumber kehidupan dan zat gizi utama. Sekitar 65 persen tubuh kita terdiri dari air, sehingga sedikit saja terjadi kekurangan pasokan air dampaknya sangat serius terhadap penampilan dan kesehatan tubuh. Air yang diminum tentu saja harus memenuhi syarat kualitas air minum dan kesehatan (Permenkes No. 416 tahun 1990). Sebaiknya air tersebut dimasak lebih dulu sebelum diminum.

3. Berjemur di bawah sinar matahari
pagi (06:00-09:00) selama beberapa menit dan menghirup udara segar pagi hari sebanyak-banyaknya. Selain air, sinar matahari dan udara bersih juga unsur utama kehidupan kita. Namun, hendaknya kita menghindari terik matahari pada waktu siang hari (10.00-15.00). Sebab hal itu dapat merusak kulit, mata, rambut dan lainnya yang mengakibatkan penuaan dini.

4. Kebiasaan ketiga itu harus disertai . kebiasaan keempat, yaitu olahraga.
Minimal joging atau senam pagi. Jenis olahraga yang dilakukan hendaknya disesuaikan dengan keadaan fisiologis, dilaksanakan secara teratur, dan terukur agar manfaatnya pada kesehatan fisik dan mental lebih bermakna. Bisa juga ikut dalam program kegiatan olahraga di tempat-tempat kebugaran.

5. Berupaya mengarahkan emosi yang . menggebu kepada hal yang positif dan mengendalikan stres kepada hal yang bermanfaat. Emosi dan stres yang positif diperlukan untuk menggairahkan semangat hidup dalam meraih cita-cita, kemaluan, dan kesuksesan hidup.

6. Sediakan waktu untuk refreshing dan . upayakan tidur yang berkualitas. Misalnya, setelah jenuh bekerja 2-5 jam, istirahatiah sejenak. Pejamkan mata, tenangkan pikiran, dan buatlah tubuh menjadl rileks. Hal itu akan membuat tubuh kita segar lahir batin dan membangkitkan lagi semangat baru. Tidur berkualitas adalah tidur yang nyenyak meskipun hanya 2-4 jam atau beberapa menit. Ibarat mengisi baterei yang sudah mulai lemah, tidur yang berkualitas tersebut akan membuat fisik, perasaan, dan otak lebih segar. Orang yang kurang tidur (berkualitas) akan mengalami pikiran kacau dan terganggu, pusing, sakit kepala, serta hidupnya uring-uringan.

7. Menghentikan/menghindari merokok .(aktif atau pasif), berhenti minum minuman beralkohol dan obat-obatan psikotropika atau obat terlarang lainnya. Semua itu dapat merusak kesehatan dan mempercepat proses menjadi pikun dan sakit-sakitan.

8 Membina hubungan vertikal (ibadah .kepada Tuhan YME) dan hubungan horisontal (hubungan sosial dengan sesama dan lingkungan) secara baik, yaitu taat dan tekun melaksanakan ibadah dan doa kepada Tuhan YME agar dianugerahi umur yang penuh berkah. Memperbanyak sahabat dan membina hubungan silaturahmi karena hal itu akan membuat hidup tidak kesepian.

Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan dan gangguan mekanisme pengendalian efek merusak dari radikal bebas, sehingga terjadi kerusakan secara beruntun pada sel-sel dan organ tubuh. Akibatnya, akan timbul efek patologis dan penuaan yang ditandai oleh perubahan anatomis, faali, dan biokimia pada tingkat molekuler dan seluler yang terjadi pada semua jaringan dan organ tubuh.

Dilaporkan bahwa ada sekitar 50 gejala klinis dan patologis atau penyakit degeneratif seperti alzheimer, kepikunan, stroke, yang disebabkan dan diperparah oleh radikal bebas.

Bisa Diminimalkan

Penuaan oleh kelebihan radikal bebas sebenarnya dapat diminimalkan dengan beberapa usaha: (1) menyetop proses produksi/inisiasi radikal bebas eksogen dengan cara menghindari sumber pencetusnya, (2) menetralisasi radikal bebas sehingga tidak ganas lagi, (3) mencegah reaksi-reaksi lanjutan dari radikal bebas yang ada. Dua usaha terakhir dapat dilakukan oleh zat antioksidan, salah satu mekanisme pengendalian alamiah tubuh.

Antioksidan adalah senyawa pemberi elektron (e/ectron donor) kepada senyawa yang memiliki elektron tidak berpasangan, seperti radikal bebas. Secara biologis, antioksidan tersebut dapat meredam dampak negatif dan membuat tawar radikal bebas/oksidan dengan cara mengikatnya lalu mengubahnya menjadi tidak berbahaya bagi tubuh.

Berdasarkan teori radikal bebas dan antioksidan, proses menjadi manula yang menakutkan itu sebenarnya dapat dicegah dengan cara mudah dan murah. Salah satunya dengan melaksanakan kebiasaan hidup sehat dan membantu tubuh memproduksi antioksidan melalui konsumsi makanan yang kaya zat gizi dan antioksidan, dalam jumlah cukup dan seimbang setiap hari.

Yang Penting Kualitas

Dari aspek gizi, untuk bisa panjang umur dalam keadaan sehat bugar di masa tua, hal yang perlu dibiasakan adalah hanya mengonsumsi makanan yang baik kualitasnya, beragam jenisnya, dan berpola gizi seimbang. Sebab, kemampuan metabolisme tubuh akan menurun dengan bertambahnya usia. Jadi, yang diperlukan adalah kualitas dan keanekaragaman, bukan kuantitas makanan semata.

Jangan lupa menghindari makanan yang tinggi kadar lemak, garam, dan kolesterolnya. Juga makanan yang termasuk dalam kelompok junk food atau yang mengandung zat tambahan berbahaya. Makanan yang tidak seimbang gizinya akan memacu munculnya berbagai penyakit degeneratif atau manula.

Perbanyak konsumsi makanan hasil fermentasi, seperti tempe, tahu, yogurt, kefir, selain memperbanyak konsumsi ikan setiap hari. Makanan seperti itu terutama kaya kandungan vitamin dan mineral yang mudah diserap tubuh.

Konsumsilah sayuran berwarna dan yang muda seperti tauge serta buah-buahan dalam jumlah yang cukup setiap hari. Keduanya merupakan sumber zat gizi, vitamin, mineral, dan terutama zat antioksidan yang diperlukan untuk meredam efek radikal bebas. Zat yang terdapat dalam tauge atau sayuran muda, akan bermanfaat untuk memudakan sel-sel tubuh (rejuvenation).

Konsumsilah hasil laut berupa ikan dan kerang-kerangan dalam jumlah memadai untuk memenuhi keperluan mineral tubuh. Misalnya iodiom (|), selenium (Se), zinc (Zn), dan lain-lain, untuk memelihara fungsi tiroid atau sistem pertahanan tubuh.

Dengan melaksanakan kebiasaan hidup alamiah dan anjuran gizi tersebut secara tekun dan terus menerus, berarti Anda telah berupaya untuk tetap sehat dan bugar sampai lansia. Anda akan terhindar dari keadaan sakit-sakitan, merana, dan membebani keluarga.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.