Mengapa Saya Berjerawat? Inilah Penyebabnya dan Cara Menghilangkannya

Mengapa Saya Berjerawat, sebab sebab timbulnya jerawat, hal yang harus dilakukan untuk menghilangkan jerawat
Image copyright remediesforme.com

Sebagaimana yang telah dimaklumi, jerawat mulai tumbuh setelah usia baligh. Jerawat merupakan kondisi atau fenomena yang menunjukkan kematangan dan merupakan satu dari sekian tanda-tanda baligh serta mulai aktifnya hormon dalam tubuh. Hal ini menimpa sekitar 90 % remaja putra, khususnya mereka yang bertipe kulit berminyak. Bisa tumbuh di wajah, kening, pipi, dagu, dan kadang merambah sampai ke daerah dada, punggung, dan pundak.

Pada usia ini, jerawat tumbuh sebagai fenomena psikologis yang disebabkan oleh produksi hormon kelenjar buntu (endokrin) serta perubahan sistem hormon seseorang. Karena pada usia baligh, kuantitas hormon menjadi sangat sensitif. Sekecil apa pun tingkat kelebihan kadar hormon lakialaki (androgen) atau hormon perempuan (estrogen); dengan tingkat kelebihan yang paling kecil sekalipun, kelenjar minyak kulit akan langsung memberikan reaksi, kerjanya akan semakin meningkat, dan produksi lemaknya akan semakin meningkat.

Kelenjar minyak pada dasarnya bekerja di seluruh daerah-daerah kulit. Tingkat ketebalannya berbeda dari tempat yang satu ke tempat yang lain, berfungsi menutupi lapisan-lapisan kulit dan rambut dengan lapisan tipis dari produksi lemak untuk memelihara kesegaran kulit serta kemilau rambut dan vitalitasnya. Jumlah kelenjar ini berkisar antara seratus sampai sembilan ratus kelenjar per satu sentimeter persegi kulit. Jumlahnya akan berbeda dari satu tempat ke tempat yang lain, maka akan banyak ditemukan pada wajah dan pipi serta di dada dan punggung, dan sebaliknya pada umumnya akan didapatkan sedikit di kaki dan tangan, bahkan tidak ada sama sekali pada kulit telapak tangan dan telapak kaki.

Minyak yang diproduksi kelenjar-kelenjar ini adalah campuran dari asam lemak dan lemak lilin. Campuran ini berbedabeda sesuai tingkat usia, terhitung sejak lahir sampai usia kematangan seksual dan seterusnya. Jumlahnya akan bervariasi sesuai perbedaan kadar kelenjar minyak yang dihasilkan, maka akan banyak ditemukan di wajah, dada, punggung, dan kepala.

Dan sebagaimana yang telah kita sebutkan, kelebihan hormon laki-laki dan hormon perempuan pada usia baligh akan memicu kelebihan minyak yang dihasilkan kelenjar minyak. Produksi yang lebih ini akan mengakibatkan tersumbatnya pori-pori kelenjar minyak oleh butiran-butiran hitam yang terdiri dari sel kering yang berasal dari sel kulit kering bersama sebagian bahan-bahan minyak kering. Akibat dari sumbatan ini, produksi kelenjar minyak menjadi tertahan dan membentuk jerawat, hingga jerawat mulai nampak. Beberapa jenis bakteri akan bekerja di akar rambut dan kelenjar minyak sehingga terbentuk bintik-bintik merah dan jerawat-jerawat bernanah. Dalam kondisi dan situasi-situasi sulit, keadaannya akan semakin buruk, lalu bintik-bintik dan jerawat-jerawat tadi berubah menv jadi bisul dan kantung minyak.

Macam-macam jerawat 
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan macam-macam jerawat sesuai dengan jenis dan tingkat keparahannya:

1. Jenis flek (bintik-bintik).
Pertama kali terserang, jerawat akan berbentuk bintik-bintik. Pada jerawat jenis ini akan ditemukan banyak jerawat-jerawat kecil berkepala hitam. Sumbatan-sumbatan minyak dan bintik-bintik kecil berwarna hitam tersebut dapat dikeluarkan dengan mendekatkan kulit pada uap air atau air hangat kemudian ditekan dengan jari.

2. Jerawat jenis biji (jerawat nasi).
Biji-biji kecil yang terinfeksi ini banyak ditemukan pada daerah kening.

3. Jerawat jenis bisul.
Jerawat bernanah yang disebabkan oleh bakteri.

4. Benjolan (jerawat batu).
Terdiri dari benjolan-benjolan kronis yang terinfeksi.

5. Kelenjar minyak yang membengkak yang dipenuhi oleh cairan minyak yang dihasilkannya dan menjadi besar seperti kantung.

6. Berbentuk cembungan-cembungan seperti bekas luka di permukaan kulit.

Sebab-sebab timbulnya jerawat

Sebab-sebab timbulnya jerawat sangat banyak dan saling berkaitan satu sama lain, di antaranya :

1. Hormon-hormon, sebagaimana yang telah disebutkan.
2. Kekurangan Vitamin A pada orang yang berkulit kering.

Munculnya jerawat juga dibantu oleh banyak faktor lain di antaranya:

Faktor genetika Sebagaimana diketahui, ada beberapa keluarga yang ditumbuhi jerawat karena faktor keturunan.

Faktor makanan 
Mengonsumsi makanan berkadar minyak tinggi, makanan yang mengandung zat tepung, dan berbagai makanan lain, seperti roti, kue kering (kletikan), dan kacang tanah dapat menambah kemungkinan tumbuhnya jerawat.

Pada usia pubertas, tumbuhnya jerawat dibantu oleh anemia, kurang olahraga, tidak kena sinar matahari dan udara segar, melalaikan kebersihan diri, melalaikan kebersihan kulit, kondisi psikologis, dan beban syaraf.

Faktor obat-obatan 
Sebagian jenis obat-obatan yang mengandung hormon dan sebagian jenis obat-obatan penenang syaraf dapat memacu kelenjar minyak. Demikian juga obat-obatan yang mengandung yodium. Seringkali jerawat tumbuh setelah menikah, yaitu ketika para wanita semakin banyak memakai krim dan make up, dan sebaliknya meninggalkan menggunakan sabun, air, dan cairan pembersih wajah, yang akhirnya memicu tersumbatnya pori-pori kelenjar minyak sehingga tumbuhlah jerawat.

Infeksi
Tumbuhnya jerawat juga dipicu oleh adanya infeksi yang bernanah pada tubuh seperti infeksi pelvis ginjal, sebagian penyakit-penyakit ginjal, gigi, rongga hidung, dan radang leher rahim.

Kiat mengatasi jerawat

1. Sebagai bentuk antisipasi sekaligus sebagai penanggulangan, diharuskan mencuci wajah dengan air hangat dan sabun beberapa kali setiap hari, membersihkan badan minimal sehari sekali, dan memperhatikan kebersihan secara umum.

2. Mengobati penyakit-penyakit lain yang memiliki hubungan dengan jerawat, seperti anemia, radang, borok, sembelit, kesulitan pencernaan, dan gangguan-gangguan kelenjar dan hormon.

3. Memperhatikan jenis makanan dan obat yang dikonsumsi.

4. Mengonsumsi komposisi tetracycline dalam jumlah kecil untuk jangka panjang (satu kapsul setiap hari selama tiga bulan) bisa membantu penyembuhan jerawat, apalagi ketika kuman sampai ke akar-akar rambut dan kelenjar minyak.

5. Ada beberapa jenis bahan pembersih dan salep yang dibuat untuk mengobati jerawat, seperti komposisi sulfa dan sulfur atau komposisi lainnya yang mengandung asam salisilat, tetapi disarankan agar tidak menggunakan komposisi apa pun juga kecuali di bawah pengawasan dokter.

6. Dalam beberapa kondisi tertentu jerawat diobati dengan sinar ultra Violet.

7. Vitamin A dan B kompleks juga dapat dipakai dalam mengobati jerawat.

Beberapa catatan penting

1. Sebagian orang, mereka menggunakan beberapa jenis ramuan yang mengandung hormon-hormon kewanitaan untuk menyembuhkan jerawat pada wanita, akan tetapi menggunakan hormon kewanitaan untuk mengobati laki-laki memiliki dampak buruk yang besar bagi laki-laki, di mana hormon-hormon tersebut akan menampakkan karakter-karakter wanita pada laki-laki.

2. Tidak cukup melakukan pengobatan dengan mencuci wajah dengan sabun dan air saja, karena hal itu hanya akan menghilangkan minyak yang ada di atas permukaan kulit, tanpa menyentuh minyak yang ada di dalam akar rambut dan kelenjar keringat. Di sini kami ingatkan, bahwa harus seimbang dalam membersihkan kulit dengan air dan sabun, disertai sikap hati-hati dalam menggunakan jenis-jenis sabun yang mengandung bahan pembunuh bakteri, karena bahan-bahan ini kadangkala membantu bertambah suburnya jerawat dan terbentuknya bintik-bintik hitam.

3. Sebagian orang menyangka jerawat dan isinya yang keras dapat dihilangkan dengan cara dipencet dengan jari. Sangat disayangkan, ini dapat berdampak buruk terhadap kulit akibat kuman-kuman yang ada pada jari dan kuku.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.