Pengertian Vitamin

pengertian vitamin, apa itu vitamin, cara kerja vitamin, penjelasan vitamin

Pengertian Vitamin - Vitamin adalah zat organik yang dibutuhkan tubuh dengan kadar yang sedikit bila dibandingkan dengan zat-zat makanan yang lain-. Tubuh bekerja menghasilkan sedikit dari vitamin ini, sementara kebanyakannya didapatkan dari sumbersumber gizi nabati dan hewani.

Vitamin memiliki arti penting dan vital bagi tubuh manusia. Jika salah satu jenis vitamin mengalami kekurangan, maka akan muncul gejala penyakit yang ditimbulkan oleh kekurangan vitamin-Vitamin ini.

Kelebihan mengonsumsi vitamin juga dapat berimplikasi gejala sakit (sebagaimana akan kita jelaskan nanti, insya Allah).

Tubuh manusia membutuhkan banyak Vitamin dan mineral agar organ-organ tubuh dapat melaksanakan fungsi-fungsi vitalnya secara keseluruhan. Cara terbaik untuk memperoleh berbagai vitamin yang dibutuhkan tubuh adalah, dengan makan makanan pokok tiga kali sehari yang seimbang komposisi dan unsur vitaminnya.

Akan tetapi orang-orang pada zaman sekarang -zaman serba instanta, akibat dari penat, banyak kesibukan, tersedianya makanan-makanan cepat saji, goncangan psikologis dan emosional, semua ini menghalanginya dari memperoleh makananmakanan vital yang dibutuhkannya.

Adanya makanan cepat saji, seperti sandwich dan roti-rotian Walaupun mampu memberi tubuh pasokan kalori yang sangat tinggi melebihi kebutuhan yang sebenarnya, tetapi kadang tidak memasok vitamin-vitamin yang dibutuhkan.

Kita tidak bisa menganggap vitamin sebagai sesuatu yang bersifat hiburan dan pilihan, yang dapat diambil dan ditinggal mana saja yang disuka. Tidak! Justru vitamin adalah unsur vital yang harus terpenuhi untuk mendapat kesehatan sempurna. Tubuh selalu sangat butuh kepada vitamin dan mineral untuk pertumbuhan dan reparasi jaringan sel serta memelihara kesehatan tulang, syaraf, kulit, dan darah.

Bahan-bahan makanan yang baik, seimbang, dan dengan kadar yang pas serta memadai, mencakup semua kebutuhan tubuh berupa vitamin dan mineral. Tetapi permasalahan muncul manakala seseorang mengambil makanan hanya asal comot, tanpa dipilih. Di sini terlihat kelemahan yang nyata dalam memberikan dan mengadakan unsur-unsur vital yang dibutuhkan tubuh.

Permasalahan yang paling jelas dalam cara pemenuhan gizi manusia, dan yang dihadapi banyak orang adalah, berlebihlebihan dalam mengonsumsi makanan-makanan yang sebenarnya harus mereka kurangi (seperti makanan-makanan yang mengandung lemak dan gula), bahkan sebagian mereka mengonsumsi pil dan makanan-makanan pelengkap (kapsul vitamin). Akan tetapi, tentunya yang seperti ini tidak cukup untuk mewujudkan keseimbangan gizi yang seharusnya.

Harus kami sebutkan di sini, bahwa vitamin bukanlah makanan atau obat untuk mengobati penyakit. Tetapi merupakan faktor yang membantu tubuh untuk melaksanakan berbagai fungsinya yang bermacam-macam. Secara kesehatan, seseorang tidak dibenarkan sembarangan mengonsumsi apa saja dan segala sesuatu disertai mengonsumsi kapsul vitamin. Karena terdapat beberapa masalah yang susah untuk diketahui dan ditentukan bagaimana dan sejauh mana kegunaan mengonsumsi vitamin. Karena tidak setiap vitamin yang dikonsumsi oleh seseorang berguna untuknya.

Keracunan vitamin!! 

Mengonsumsi vitamin dengan dosis yang tinggi seperti yang dilakukan sebagian kalangan, berpengaruh terhadap seseorang, lalu akan muncul gejala keracunan padanya.

Ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam tingkatan keracunan vitamin, di antaranya:

1. Usia.

Anak-anak adalah kalangan yang paling rentan terpengaruh akibat dosis Vitamin yang tinggi. Kadang bisa sampai berakibat kematian karena timbulnya kelemahan secara merata yang mendadak pada tubuh.

2. Jenis Vitamin.

Ada beberapa jenis vitamin yang mengakibatkan keracunan akut jika seseorang melampaui batas tertentu dalam mengonsumsinya, seperti vitamin A, 312, Bl, dan D. Dan ada juga jenis vitamin yang memiliki efek keracunan tingkat rendah, seperti vitamin E, K, dan 32. Sementara yang lain tidak diketahui efeknya terhadap keracunan, seperti Cholin dan asam pantothenic.

3. Cara pemakaian.

Memakai Vitamin dengan cara disuntikkan pada otot atau urat lebih cepat memunculkan gejala keracunan daripada ditelan (Vitamin dalam bentuk pil dan syrup).

4. Dosis pemakaian.

Setiap kali dosis Vitamin yang dikonsumsi lebih tinggi, maka gejala keracunan pun akan semakin cepat kelihatan.

5. Lama masa pemakaiannya.

Tubuh akan merasakan kenyang lebih lama akibat dari pemakaian vitamin.

6. Kondisi kesehatan secara umum.

Apabila seseorang memiliki kondisi kesehatan yang baik, maka bahaya keracunan terhadap organ dan fungsi tubuh pun akan lemah. Ada beberapa jenis penyakit yang mendorong teradinya keracunan dengan Vitamin, seperti orang-orang yang mengidap anemia dan penyakit liver dan ginjal.

7. Overlapping obat (memakai beberapa obat yang berbeda secara bersamaan).

Sebagian jenis obat-obatan jika dipakai bersamaan dengan sebagian Vitamin, maka akan menimbulkan gejala-gejala yang berbahaya.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.