Penyabab Bulu yang Tumbuh Lebih Pada Tubuh

Semua wanita dan remaja putri mendambakan serta memimpikan rambut kepalanya lembut, tebal, panjang, dan indah. Sebagaimana ia memimpikan bulu mata yang lentik dan bulu alis yang cantik agar kecantikan dan kewanitaannya lebih tampak. Hanya saja, terkadang muncul permasalahan yang me. lahirkan rasa panik para wanita -khususnya pada usia pubertas-, menjadikannya gelisah, merasa minder, dan menjadi sumber keluhan dan perasaan risau, yaitu tumbuhnya bulu pada tempat-tempat yang tidak lazim seperti lengan, betis, dada, perut, bagian punggung paling bawah, dan wajah, terutama yang di wajah.

Penyabab Bulu yang Tumbuh Lebih Pada Tubuh, kenapa bulu yang tumbuh banyak di badan saya, tubuh banyak bulu

Kadang remaja putri dikejutkan dengan tumbuhnya bulu di daerah dagu dan kumis. Tempat-tempat ini tidak disenangi oleh wanita bila terdapat bulu padanya. Dan bulu yang tumbuh lebih, merupakan masalah dan sumber kerisauan dan kegelisahan. Namun kegelisahan ini akan segera hilang manakala ia tahu bahwa bulu ini adalah sesuatu yang wajar, bisa dihilangkan dengan melakukan beberapa kiat dan pengobatan secara medis.

Macam-macam hulu badan: Secara umum, bulu badan dibagi menjadi dua: 

Pertama, jenis bulu yang tebal, kasar, dan berwarna gelap. Jenis ini tumbuh pada ketiak.
Jenis yang kedua, istimewa dengan kelembutannya, ketipisannya, dan warnanya yang lebih terang. Jenis bulu seperti ini terdapat hampir pada semua bagian permukaan kulit.

Bisa saja salah satu dari keduanya beralih ke jenis yang lainnya. Yang kasar beralih lunak (seperti botak bagian depan kepala pada laki-laki), dan yang lembut berubah kasar, lebih tebal, dan menjadi kehitam-hitaman akibat kelebihan hormon kejantanan pada tubuh, dan akibat faktor-faktor lain yang akan disebutkan nanti.

Faktor-faktor penyebab fenomena ini: 

Faktor-faktor penyebab tumbuhnya bulu yang lebih pada wanita berbeda-beda. Sebagiannya kembali kepada faktor genetik, dan yang dominannya kembali kepada kelebihan hormon kejantanan pada tubuh wanita. Telah diketahui, bahwa dalam kondisi normal ada sedikit hormon kejantanan pada tubuh wanita. Jumlah yang sedikit ini tidak akan berpengaruh terhadap karakter-karakter kewanitaan (feminis) seorang wanita. Apabila hormon ini lebih, bulu yang tipis dan lembut, yang tumbuh pada sebagian daerah badan akan berubah menjadi jenis bulu tebal dan kasar. Dan terkadang hal itu disertai oleh masalah-masalah lain apabila kelebihan hormon kejantanan yang dihasilkan lebih besar, seperti sedikitnya atau berhentinya darah haid, atau payudara tidak mengalami pertumbuhan dan kecil, sementara otot membesar dan suara serak.

Di antara sebab meningkatnya hormon kejantanan pada wanita adalah pembesaran kelenjar di atas ginjal (suprarenalkelenjar adrenal). Yang mana dalam kondisi normal, kelenjar ini memproduksi sedikit hormon kejantanan pada wanita. Apabila ia membesar, maka hormon yang diproduksinya pun meningkat.

Ovarium (indung telur) juga ikut bekerja menghasilkan se. dikit hormon kejantanan, apabila kelenjar ovarium membesar atau terbentuk gelembung-gelembung kecil yang tidak lazim di dalamnya atau lapisannya menjadi tebal (keras), hormon kejantanan yang diproduksinya akan menjadi meningkat.

Pada beberapa kondisi, hormon pertumbuhan yang dihasilkan oleh kelenjar Hipofise (kelenjar yang terletak di dasar otak) juga ikut berperan dalam masalah ini.

Terkadang, memakai sebagian jenis obat-obatan dan bahan kosmetik yang berefek pada peningkatan produksi hormon kejantanan dalam jangka waktu yang lama juga menjadi faktor munculnya bulu-bulu ini. Seperti sebagian jenis antibiotik dan pil kontrasepsi, sebagian obat epilepsy dan cortisone, sebagian jenis obat penguat stamina, dan sebagian jenis obat penambah selera makan dan berat badan. Faktor keturunan juga memainkan peran penting dalam pertumbuhan bulu yang tidak disenangi pada tubuh wanita.

Kiat mengatasi problem ini:

Bulu yang tumbuh pada daerah wajah, janggut, kumis, dan betis pada usia pubertas adalah perkara yang wajar dan normal, bukan kelainan. Apabila kadarnya lebih dari batas normal, bisa diobati dengan banyak cara. Tidak perlu dirisaukan dan ditakuti. Apabila pertumbuhannya pada daerah-daerah ini terhitung tebal, segera periksa ke dokter spesialis kelenjar agar dilakukan pemeriksaan yang diperlukan untuk mengetahui faktor penyebabnya dan untuk mengetahui cara paling tepat untuk pengobatan. Cara paling ampuh bisa dilakukan dengan menggunakan sebagian jenis obatan-obatan atau hormon yang bekerja menormalkan hormon kejantanan (pada kondisi kelebihan hormon kejantanan, yang lebih dari batas normal, pada wanita), dan dimasukkan lewat mulut. Sedangkan pada kondisi pembesaran ovarium, pengobatan bisa dilakukan dengan cara tertentu, dan terkadang dokter terpaksa melakukan operasi ovarium.

Adapun jika penyebabnya adalah mengonsumsi obatanobatan yang berefek pada peningkatan hormon kejantanan, maka dengan berhenti mengonsumsi bahan-bahan seperti ini bisa menghilangkan sebab munculnya permasalahan ini.



Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.