Sebab-sebab Badan Menjadi Kurus dan Cara Mengatasinya

Sebab-sebab Badan Menjadi Kurus, Cara Mengatasi bada kurus

Sebagian remaja putri cenderung gemuk pada usia peburtas, sementara sebagian yang lain, badan mereka cenderung kurus. Semua remaja putri memimpikan dirinya cantik, langsing, dan memiliki postur yang indah. Di sini harus dibedakan antara "langsing" dan "kurus".

Kurus adalah, kurangnya berat badan dari batas ideal dengan prosentase 20%. Hal itu disebabkan kekurangan sel lemak yang terdapat dalam tubuh, atau kekurangan kadar lemak yang terdapat dalam sel tubuh. (Telah kita sebutkan di muka sebuah jadwal yang menjelaskan berat badan yang ideal bagi setiap remaja putri sesuai tinggi dan umurnya)

Badan kurus disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya:

1. Faktor genetika; di mana faktor gen memainkan peran besar dalam bentuk dan postur badan.

2. Faktor penyakit; ada beberapa jenis penyakit yang menjadi penyebab kekurusan, di mana dalam situasi-situasi tersebut seseorang mengonsumsi porsi makanan yang tepat, hanya saja, tetap terlihat adanya kekurangan yang signifikan daf lam berat badan. Semua ini disebabkan terserang penyakit, seperti diabetes melitus atau gangguan pada sebagian kelenjar endokrin. Seperti kelebihan produksi kelenjar gondok, atau kekurangan produksi kelenjar ginjal, diare kronis, lecet lambung; tuberculosa, demam, dan gagal ginjal.

Orang yang sakit kadang-kadang mengeluhkan tidak selera sama sekali terhadap makanan. Ini disebabkan oleh radang lambung atau lecet lambung, radang umbai cacing, radang jantung, radang pankreas, dan radang empedu, dan beberapa penyakit kelenjar endokrin.

3. Faktor psikologis; terutama depresi dan syaraf tegang, hilang atau rusaknya sistem syaraf selera, dan gangguangangguan psikologis serupa yang umumnya dipenuhi oleh hilangnya selera serta berat badan sedikit demi sedikit berkurang.

Kiat mengatasi kekurusan

Pertama, hendaklah datang ke dokter dan lakukan pemeriksaan umum untuk mendeteksi sebab-sebab kekurusan serta menentukan obatnya jika faktor penyebabnya adalah penyakit.

Kedua, menjalani pola gizi yang tepat dan seimbang, untuk mengganti unsur-unsur tubuh yang hilang.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.