Cara Membuat Ramuan Herbal Bau Mulut, dan Bau Keringat

Cara Membuat Ramuan Herbal Bau Mulut, dan Bau Keringat

Cara Membuat Ramuan Herbal Bau Mulut, dan Bau Keringat Dengan Akar Wangi

Nama Akar Wangi di Daerah Masing-masing
Usa (Minangkabau); hapias (Batak);jamur (Sunda); larasetu (Jawa Tengah); kara westu (Jawa Timur); anggara wastu (Bali); narawestu (Makasar); ruju-ruju (Maluku)

Morfologi Tanaman 
Rumput yang membentuk rumpun besar, bercabang, berimpang dan sistem akar serabut. Rumpun tumbuh hingga mencapai tinggi 2 m. Daun pipih, panjang 30-75 cm, dan lebar 4-10 mm, permukaan bawah daun licin. Perbungaan berupa malai di ujung, panjang mencapai 40 cm, tersusun atas 6-10 lingkaran hingga 20 lingkaran yang lebih ramping, ruas antara tandan dengan tangkai bunga berbentuk benang, tetapi di bagian ujungnya tampak menebal.

Bagian yang Dimanfaatkan dan Kandungannya
Bagian yang dimanfaatkan adalah akar dan daun. Kandungannya adalah saponin, flavonoida, tanin, dan minyak asiri.

Pemanfaatan 
Penyakit yang bisa diobati adalah bau mulut dan keringat, rematik, encok, dan pegal-pegal.

Cara Penggunaan :
1. Tumbuk halus beberapa lembar daun dicampur beberapa butir kapulaga dan segenggam daun pegagan, kemudian diperas, lalu diminum sekaligus airnya sebelum makan (untuk bau mulut, nyeri tulang, demam, dan IbU bersalin).
2. Tumbuk 5 g akar segar, lalu oleskan pada bagian yang sakit sebagai obat gosok rematik dan pegal-pegal.

Info Lain 
Tanaman ini dikenal sebagai pendingin, merangsang untuk mengeluarkan keringat, pelancar kencing dan penambah tenaga. Minyak akar wangijuga digunakan untuk penyedap rasa, untuk mandi tonik, nyeri otot, dan mengobati kutu. Dalam pengobatan, akar wangi berguna untuk melarutkan atau menghancurkan batu ginjal, menghilangkan rasa haus, pengobatan peradangan, iritasi jerawat, serta pengobatan demam. Rebusan akar wangi untuk pengobatan saraf dan melancarkan peredaran darah.

Kontraindikasi
Belum ditemukan literatur yang menyebutkan adanya kontraindikasi maupun efek samping dari konsumsi akar dan daun tanaman akar wangi. Namun, sebaiknya beberapa hal ini. perlu diperhatikan sebagai. sikap kewaspadaan.

1. Bagi yang sedang hamil dan menyusui: jangan mengonsumsinya.
2. Bagi anak-anak: sebaiknya tidak mengonsumsi dengan dosis yang berlebihan sebelum berkonsultasi dengan herbalis.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.