Manfaat Aren Untuk Mengobati Batu Ginjal

Manfaat Aren Untuk Mengobati Batu Ginjal, cara mengoati batu ginjal tradisional

Nama Daerah 
Bakjuk (Aceh); paula (Batak, Mentawai); peto (Nias); biluluk (Minangkabau); hanau (Lampung); are (Jawa Tengah); kawung (Sunda); hano (Bali);jemaka (Sasak); pola (Sumbawa); karodi (Sumba); moke (Flores); waolo (Gorontalo); pun arin (Tolitoli); onau (Toraja); inau (Makasar); seko (Ternate); siho (Tidore)

Morfologi Tanaman 
Palem pohon yang tidak bercabang, tingginya bisa mencapai 20 m. Batang ditutupi oleh bekas pangkal tangkai daun dan serat-serat panjang berwarna hitam keabu-abuan. Daun menyirip dengan panjang 6-10 m, tangkai daun 1-1,5 m. Perbungaan berumah satu, tumbuh di antara ketiak daun, merunduk bisa lebih dari 2 m panjangnya, bunga betina ada di ujung dan bungajantan tumbuh di bagian bawah batangnya. Buah batu, berbentuk bulat atau bulat telur dengan panjang 58 cm, berdaging, terdiri atas 2-3 biji hitam.

Bagian yang Dimanfaatkan dan Kandungannya 
Bagian yang dimanfaatkan adalah akar, nira, dan getah. Akar mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol.

Pemanfaatan 
Penyakit yang bisa diobati adalah luka, batu ginjal, sakit gigi, sariawan, dan pencahar.

Cara Penggunaan
1. Campur gula nira dengan sarang labalaba, lalu tempelkan pada luka.
2. Oleskan getah hasil sadapan pada sariawan.
3. Akar kawung muda segar sebanyak 25 g dicuci, dipotong kecil-kecil, direbus dengan dua gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring kemudian diminum sehari dua kali pagi dan sore untuk sakit batu ginjal.
4. Nira diminum seperti minuman tuak untuk mengatasi sembelit dan sariawan.

Info Lain 
Aren juga sebagai sumber pangan berupa air nira yang dijadikan gula aren dan tuak manis serta menghasilkan buah kolang-kaling yang sering dipakai sebagai campuran kolak dan es campur.

Kolang-kaling mengandung mineral seperti protasium, iron, kalsium yang bisa menyegarkan tubuh serta memperlancar metabolisme tubuh. Selain itu, juga mengandung vitamin A, B, dan C serta 52,9% karbohidrat terutama galaktomannan. Galaktomannan berefek analgesik atau pereda sakit sehingga dapat mengurangi rasa sakit pada radang sendi. Gula aren berkhasiat untuk mencerahkan kulit wajah agar terlihat lebih fresh. Kandungan zat yang terdapat di dalam gula aren dapat meregenerasikan sel kulit mati pada wajah sehingga wajah bisa kembali cerah. Gula aren juga berkhasiat untuk menghambat penyerapan kolesterol oleh tubuh karena memiliki kandungan kalori dan serat yang tinggi, sehingga baik untuk pencernaan. Nira aren juga dapat dibuat menjadi etanol (ethyl alcohol), yaitu bahan bakar alternatif untuk menggantikan minyak tanah, gas elpiji, dan bensin.

Konfraindikasi 
Nira sangat disukai oleh segala macam bakteri/mikroba/jasad renik yang menyebabkan kerusakan dan perubahan sifat-sifat nira tersebut. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian mengonsumsi nira aren terutama yang telah mengalami fermentasi. Nira yang sudah berubah menjadi gula merah dapat menggantikan gula putih bagi penderita diabetes, tetapi tetap dijaga dosisnya agarjangan berlebihan.

Previous Post
Next Post

post written by:

Tolong "SHARE" artikel kami via SOSMED, Agar semua menjadi kebaikan. Terima Kasih.